January 2009


Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang udah mau berkunjung n mau baca tread yang ada di blog gua… apa lagi klow ada yang mau kasih coment…..

Gini yah coy… zodiak akukan scorpio gitu loh…. trus doi zodiaknya cancer…
yang jadi masalah, aku kurang ngerti dengan sifat-sifat orang yang berzodiak cancer..
Kira-kira ada gak yang ngalamin kayak aku. Trus ada gak seh kecocokan antara scorpio n cancer?

Gimana neh menurut orang-orang yang zodiaknya cancer, adakah masukan dari anda?
(*Oiy, orang cancer kadang payah ngertiin orang lain, maunya harus dia aja yang diperhatiin) Benar gak?
karena aku dah ngalamin…….

Untuk teman-teman yang zodiaknya scorpio terutama cowok, gimana seharusnya sikap kita terhadap pasangan
yang sepenuhnya kita blom tau sifat-sifatnya.

Jadi mohon dikasih coment donk untuk ini… *ini bukan cuman untuk orang scorpio atw pun cancer*

Okeh… Coy……

Tolong Bantuin Donk…
Kira-kira bisa gak hardisk yang udah bad sector di perbaiki?

Klow bisa, bagi ilmu donk…..

:D

Apa aja seh perubahan yang dirapin di Tahun 2009  ini?

Klow aku, mungkin ngarapin agar tahun ini jadi lebih baik dari tahun seblumnya dalam kehidupan aku.

Gimana dengan yang laen?

Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang pendekar wanita, Butet namanya. Sebelum lulus dari Pandapotan silat, ia harus menempuh ujian Nasution. Agar bisa berkonsentrasi, dia memutuskan untuk menyepi ke gunung dan berlatih.

Saat di perjalanan, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu setempat. Beberapa pemuda tanggung yang lagi nonton sabung ayam sambil Toruan, langsung Hutasoit-soit melihat Butet yang seksi dan Hotma itu. Tapi Butet tidak peduli, dia jalan Sitorus memasuki rumah makan tanpa menanggapi, meskipun sebagai perempuan yang ramah tapi ia tak gampang Hutagaol dengan sembarang orang.

Naibaho ikan gurame yang dibakar Sitanggang dengan Batubara membutanya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan Nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut, Butet melanjutkan perjalanan. Ternyata jalan ke sana berbukit-bukit. Kadang Nainggolan, kadang Manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak Pohan, kebanyakan Pohan Tanjung. Beberapa diantaranya ada yang Simatupang diterjang badai semalam.

Begitu sampai di atas gunung, Butet berujar “Wow, Siregar sekali hawanya” katanya, berbeda dengan kampungnya yang Pangabean. Hembusan Perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan, sambil diiringi Riama musik dari mulutnya. Sejauh Simarmata memandang warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang Girsang, semuanya Singarimbun

Tampak di seberang, lautan ikan Lumban-lumban. Terbawa suasana, mulanya Butet ingin berenang. Tetapi yang diketemukannya hanyalah bekas kolam Siringo-ringo yang akan di Hutahuruk dengan Tambunan tanah. Akhirnya dia memutuskan untuk berjalan-jalan di pinggir hutan saja, yang suasananya asri, meskipun nggak ada Tiurma melambai kayak di pantai.

Sedang asik-asiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh ular yang sangat besar. “Sinaga!” teriaknya ketakutan sambil lari Sitanggang-langgang. Celakanya, dia malah terpeleset dari Tobing sehingga bibirnya Sihombing. Karuan Butet menangis Marpaung-paung lantaran kesakitan. Tetapi dia lantas ingat, bahwa sebagai pendekar pantang untuk menangis. Dia harus Togar. Maka, dengan menguat-nguatkan diri, dia pergi ke tabib setempat untuk melakukan pengobatan.

Tabib tergopoh-gopoh Simangunsong di pintu untuk menolongnya. Tabib bilang, bibirnya harus di-Panjaitan.

“Hm, biayanya Pangaribuan” kata sang tabib setelah memeriksa sejenak. “itu terlalu mahal. Bagaimana kalau Napitupulu saja?” tawar si Butet. “Napitupulu terlalu murah. Pandapotan saya kan kecil”.
“Jangan begitulah. Masa’ tidak Siahaan melihat bibir saya Sihombing begini? Apa saya mesti Sihotang, bayar belakangan? Nggak mau kan?” “Baiklah, tapi pakai jarum Sitompul saja” sahut sang mantri agak kesel. “Cepatlah! Aku sudah hampir Munthe. Saragih sedikit nggak apa-apalah”.

Malamnya, ketika sedang asik-asiknya berlatih sambil makan kue Lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan Rajagukguk. Dia Bonar-bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara disemak-semak tiba-tiba berbunyi “Poltak!” keras sekali.

“Ada Sitomorang?” tanya Butet sambil memegang tongkat seperti stik Gultom erat-erat untuk menghadapi Sagala kemungkinan

Terdengar suara pelan, “Situmeang”. “Sialan, cuma kucing…” desahnya lega. Padahal dia sudah sempat berpikir yang Silaen-laen. Selesai berlatih, Butet pun istirahat. Terkenang dia akan kisah orang tentang Hutabarat di bawah Tobing pada jaman dulu dimana ada Simamora, gajah Purba yang berbulu lebat. Keesok harinya, Butet kembali ke Pandapotan silatnya. Di depan ruangan ujian dia membaca tulisan: “Harahap tenang! Ada ujian.

“Wah telat, emang udah jam Silaban sih”. Maka Siboru-boru dia masuk ke ruangan sambil bernyanyi-nyanyi. Di-Tigor-lah dia sama gurunya “Butet, kau jangan ribut!, bikin kacau konsentrasi temanmu!”

Butet, tanpa Malau-malau langsung Sijabat tangan gurunya, ”Nggak Pakpahan guru, sekali-sekali?!”

Akhirnya, luluslah Butet dan menjadi orang yang disegani karena mengikuti wejengan guru Pandapotan silatnya untuk selalu, “Simanjuntak gentar, Sinambela yang benar!”

Dapat dari sini

Berikut ini adalah judul film dan translatenya dalam bahasa batak :

1. Enemy at the gates — Matte ho, nga ro musuhi!
2. Remember the Titans — Ingot hamu partompaon i
3. The Italian Job — Parbola
4. Die Hard — Dang ra mate
5. Die Hard II — Tong, dang olo mate
6. Die Hard III — Dang marna mate puang !!
7. Bad Boys — Si roa balangs
8. Sleepless in Seattle — Markombur di radio, diaboi modom?
9. Lost in Space — Dibondut banua holling
10. X-Men — Pantang so bilak
11. X-Men 2 — Tong sai pabilak-bilakhon
12. The Brotherhood of War — Manat Mardongan-tubu
13. Paycheck — Bayar habis panen ma i, bah!
14. Independence Day — Agustusan
15. The Day After Tomorrow — Haduan
16. Die Another Day — Ai hatop nai ho mate ompung, dang boi painteonmu minggu naro? nga panen hita disi..
17. Home alone — Nunga lao tu balian natorasna
18. Silence of the Lamb — Hambing Parhohom
19. Planet of the Apes — Huta ni angka Bodat
20. Gone in Sixty Second — Marimpot-impot
21. Original Sin — Na taboi puang … (hush)
22. Freddy vs Jason — Peredi VS Jekson
23. Air Bud — Panangga (biang)
24. How To Lose A Girl in 10 Days — Nunga ditopari haletna
25. Lord Of The Ring — Tulang. (ai tulang do si jalo tintin marangkup; tulang ni anak, dohot tulang ni boru, ido kan ? )
26. Deep Impact — Hansit naii
27. Million Dollar Baby — Ai sajuta arga ni Babi saonari?
(Butetttt, nga dilean ho mangan babi ???? )
28. Blackhawk Down — Lali lao manangkup manuk
29. Saving Private Ryan — (Ai ise si Ryan on? So ditanda batak goar ‘rian’. Na adong Peredi, Jekson, Mikael, Ultop, Poltak … dll.)
30. Dumb and Dumber — Lam Loakon
31. The Collateral — Si Padalan Hepeng (rentenir nih yee)
32. Braveheart — Parate-ate
33. Payback — Garar Utangmu
34. My Greek Big Fat Wedding — Muli sikobol-kobol
35. I Know What You Did Last Summer – Datu
36. I Still Know What You Did Last Summer – Berarti Datu Bolon Ibana
37. Cold Mountain — Dolok Sanggul
38. Drunken Master — Parmitu
39. Any Given Sunday — Marminggu Hamu puang
40. The Gift — Durung-Durung
41. Run Away Jury — Martabuni Ho Tulang
42. Step Mom — Inang Panirang-Nirangan
43. Lion King = Sisingamangaraja
44. Beautiful Mind = Nipi Nama i
45. Mr. Mrs. Smith = Smith Dohot Oroan na.
46. Stop or my mom will shoot — Par roha ina
47. Rest In Peace = Dison Do Maradian (bah, judul film apa pulak lagi ini hehehe…)

Thanks buat yang ngarang….

PSMS Medan

Logopsms.gif]

Nama lengkap : Persatuan Sepakbola Medan Sekitarnya
Julukan : Ayam Kinantan
Didirikan : 1950
Stadion : 1. Stadion Teladan, Medan, Indonesia;
2. Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia (sementara) (Kapasitas: 15.000)
Ketua Umum : -
Manajer : Sihar Sitorus

Persatuan Sepak Bola Medan Sekitarnya atau biasa disingkat PSMS Medan adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Medan, Sumatra Utara. PSMS Medan saat ini bermain di Liga Super Indonesia Liga Indonesia.
PSMS Medan dirikan pada tanggal 21 April 1950. Meski demikian sejak tahun 1930 telah berdiri klub Medansche Voetbal Club (MSV) yang diyakini merupakan embrio PSMS. Sejak dahulu kota Medan dikenal dunia oleh karena perkebunan tembakau Delinya. Tak heran bahwasannya logo PSMS berupa “daun” dan “bunga tembakau Deli”.
PSMS Medan dikenal dengan tipe permainan khas rap-rap yakni sepak bola yang berkarakter keras, cepat dan ngotot namun tetap bermain bersih menjunjung sportivitas. Inilah yang kerap ditunjukkan oleh tim berjuluk “Ayam Kinantan” ini.
Rekor Perserikatan
• 1954 – Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
• 1957 – Runner-up, kalah dari PSM Ujungpandang (sekarang PSM Makassar)
• 1967 – Juara, mengalahkan Persebaya Surabaya
• 1971 – Juara, mengalahkan Persebaya Surabaya
• 1975 – Juara bersama, dengan Persija Jakarta
• 1983 – Juara, mengalahkan Persib Bandung
• 1985 – Juara, mengalahkan Persib Bandung
• 1992 – Runner-up, kalah dari PSM Ujungpandang
Rekor di Liga Indonesia
• 1994/1995 – Peringkat ke-9 Divisi Utama Wilayah Barat
• 1995/1996 – Peringkat ke-11 Divisi Utama Wilayah Barat
• 1996/1997 – Peringkat ke-10 Divisi Utama Wilayah Tengah
• 1997/1998 – Peringkat ke-1 Divisi Utama Wilayah Tengah (Liga dihentikan)
• 1998/1999 – Semifinalis Divisi Utama ( Juara Grup A, Peringkat ke-2 Grup Q Babak 10 Besar)
• 1999/2000 – Babak 8 Besar Divisi Utama (Peringkat ke-4 Wilayah Barat)
• 2001 – Semifinalis Divisi Utama (Juara Wilayah Barat, Juara Grup Barat Babak 8 Besar)
• 2002 – Peringkat ke-11 Divisi Utama (Degradasi)
• 2003 – Divisi Satu, Peringkat ke-2 (Juara Grup A)
• 2004 – Peringkat ke-7 Divisi Utama
• 2005 – Peringkat ke-4 Divisi Utama (Peringkat ke-4 Wilayah Barat, Peringkat ke-2 Grup Timur Babak 8 Besar)
• 2006 – Peringkat ke-5 Wilayah Satu
• 2007 – Runner-up
Gelar lain
• 2005 – Juara ke-4 Copa Dji Sam Soe
• 2005 – Juara Pertama Piala Emas Bang Yos II (14 Februari 2005), di final mengalahkan tim asal Singapura Geylang United FC dengan skor 5-1.
• 2005 – Juara Pertama Piala Emas Bang Yos III (17 Desember 2005), di final mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1.
• 2006 – Juara Pertama Piala Emas Bang Yos IV(16 Desember 2006), di final mengalahkan PSIS Semarang dengan skor 4-2 (1-1) melalui drama adu pinalti dan PSMS Medan dinobatkan sebagai pemilik abadi Piala Emas Bang Yos.